Minggu, 18 Oktober 2009

menteri PDT

CIKEAS, KOMPAS.com - Bendahara Partai Persatuan Pembangunan Suharso Manoarfa diganjar pos Menteri Perumahan Rakyat, yang saat ini dijabat Moh Yusuf Asy'ari. Hal ini terungkap ketika mantan Wakil Ketua Panitia Anggaran DPR RI periode 2004-2009 memberikan keterangan singkat kepada para wartawan di kediaman Presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono di Puri Cikeas Indah, Bogor, Minggu (18/10).

"Presiden memberikan arahan terkait kesejahteraan rakyat. Kesejahteraan rakyat sangat luas, tidak hanya pendidikan dan kesehatan, tetapi juga sesuatu yang bersifat fisik, seperti pemukiman dan perumahan," ujar Suharso usai mengikuti proses wawancara dan uji kepatutan dan kelayakan.

Menurut Suharso, persoalan pemukiman dan perumahan rakyat tidak berdiri sendiri, tetapi berkaitan dengan bidang-bidang lainnya. Maka itu, lanjutnya, solusi terhadap pemukiman dan perumahan rakyat harusnya terintegrasi dengan kebijakan lainnya.

pak tifatul jadi menteri komunikasi dan informatika


AKARTA, KOMPAS.com — Presiden Partai Keadilan Sejahtera Tifatul Sembiring tidak mau secara tegas mengatakan posisi menteri yang dipercayakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepadanya. Namun, yang jelas, ia memiliki latar belakang komunikasi.

"Positifnya nunggu diumumkan. Namun, background saya informasi," kata Tifatul Sembiring di sela-sela melakukan pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Minggu (18/10), ketika ditanya apakah ia menjabat Menteri Komunikasi dan Informatika.

Kemudian, Tifatul mengajak semua pihak untuk menunggu pengumuman resmi dari presiden terpilih, Susilo Bambang Yudhoyono, di posisi menteri apa dia ditempatkan. "Ya, pokoknya ngurisin orang-orang saleh. Tolong ditunggu sampai tanggal 21 (Oktober). Nanti kan dikasih tahu," ujarnya.

Lebih lanjut, Tifatul yang sambil membawa amplop coklat berisi bukti pemeriksaan kesehatan menuturkan akan memberi tahu istrinya sebagai pihak pertama yang diberi tahu. Adapun soal mengapa ia datang terlalu pagi, sekitar pukul 05.30, ia mengungkapkan karena rumahnya jauh. "Saya karena dari Depok takut macet," tutur Tifatul.


KOMPAS.com - Berkembangnya kemampuan berbahasa merupakan hal penting bagi anak usia pra sekolah. Ini menjadi indikasi kemampuan verbal berkait dengan daya intelegensi anak pada masa sekolah dasar dan lanjutan.

Latar belakang inilah yang menjadi alasan Nimas Zahrotul Ayniyah, Mahasiswi Universitas Airlangga menuliskan karyanya dalam Lomba Karya Tulis Beswan Djarum 2009. Juara Pertama akhirnya diraihnya.

Karya berjudul Membaca Buku Cerita Bergambar Sebagai Interaksi Ekstra Teks Orang Tua dan Anak Dalam Perkembangan Bahasa Usia Dini memberikan gambaran pentingnya masukan bahasa pada anak usia dini, yaitu 2-4 tahun atau yang disebut golden age. Serta peran penting orang tua sebagai fasilitator bahasa anak.

Membaca bersama antara orang tua dan anak dengan media buku cerita bergambar dapat menghasilkan interaksi ekstra. Menurut salah satu juri, Bambang Hidayat (ITB), ada unsur penting yang dikemukakan Nimas, yakni kesadaran orang tua.

"Tapi kami juga melihat potensi dari pemenang pertama ini karena dia ingin mengembangkan generasi termuda sebagai tiang pancang yang penting dalam pembangunan Indonesia. Melihat pentingnya menyerap kosa kata, leksikon dasar, karena dengan itu diharapkan ada peningkatan intelejensia bagi bangsa Indonesia," ujarnya. Karya tulis ini juga dinilai relatif sederhana, cepat, dan tidak membutuhkan banyak biaya untuk direalisasikan.

Nimas sendiri mengatakan karya tulisnya dapat menjadi masukan bagi orang tua bagaimana mendidik anak tanpa melupakan nilai luhur masyarakat. "Saya sempat merasa tulisan saya tidak terlalu bermakna dibanding teman-teman yang ahli teknologi. Topik saya memang sederhana. Tapi, apabila saya tekuni dan disosialisasikan bagi masyarakat, Insya Allah akan berdampak bagus bagi anak usia dini. Karena saya fokus pada bagaimana orang tua mendidik anak, dan nanti mereka sekolah tidak melupakan nilai luhur keluarga dan masyarakat. Dan yang saya pentingkan terutama minat membaca," ujar Nimas.

Dalam karya tulisnya, Nimas juga mengatakan berdasarkan data Unicef, 70 persen anak yang putus sekolah dari SD tidak siap untuk berinteraksi dan mengikuti pendidikan SD. Hal tersebut karena anak kurang menguasai kemampuan berbicara, membaca, dan menulis secara bersamaan akibat rendahnya penguasaan kosa kata.

Nimas juga menulis meskipun pemerintah telah menggalakkan program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan program belajar dan bermain, namun berdasarkan data Depdiknas, hingga akhir 2008 angka partisipasi kasar PAUD baru sekitar 50-53 persen dari 29,8 juta anak. Artinya separuh dari jumlah anak usia dini di Indonesia belum mengecam PAUD.

Nimas dinobatkan sebagai juara pertama dalam Lomba Karya Tulis Beswan Djarum Tingkat Nasional 2009, di Hotel Menara Peninsula, 16 Oktober dan akan mendapatkan hadiah 20 juta rupiah beserta piagam.

Selain Nimas, ada Ilham Febby Juanda (Universitas Pendidikan Indonesia) yang menulis mengenai Potensi Rhizobakteria sebagai agen biofungsida untuk pengendalian jamur fitopatogen sebagai juara kedua, dan Tito Tegar (Institut Pertanian Bogor) sebagai juara tiga dengan karya tulis mengenai pembuatan kemasan ramah lingkungan dari polylactic acid berbasis ubi kayu.

Rabu, 24 Juni 2009

mengisi liburan

bulan juni dan juli adalah bulan liburan, dimana banyak anak sekolah yang libur, demikian juga teman2 yang kuliah, malah mereka libur dalam waktu yang cukup panjang biasanya seh 3 bulan,,

banyak cara yang bisa digunakan untuk mengisi liburan, tapi seperti apa seh sebenarnya liburan yang bermanfaat itu,, liburan yang bermanfaat adalah liburan yang

1. produktif artinya menghasilkan sesuatu yang berguna biasanya untuk point ini liburan dipakai untuk mencari pekerjaan sampingan atau tambahan

2.sarana upgraiding, yang ingin diharapkan dalam upgraiding ini adalah liburan digunakan untuk meningkatkan ilmu atau skill yang ingin ditingkatkan..

sebenarnya masih banyak hal lainnya tapi yang penting dari semua itu adaalh bagaiman kita bisa memanfaatkan liburan kita dengan hal yang paling bermanfaat buat kita

Minggu, 01 Februari 2009

Liburan yang terasa singkat

Liburan yang telah usai sering kali membuat kita merasa sangat kehilangan, seolah-olah hal itu baru saj terjadi kemarin dan terlewat begitu saja,, padahal liburan itu tidak diukur dari kuantitas liburan itu sendiri, melainkan kualitas dari isi liburan itu, ada orang yang mengisi waktu liburannya dengan bersantai dan berlibur ke tempat2 wisata yang ada di dalam negeri ataupun di luar negeri, tetapi di sisi yang lain ada juga orang2 yang mengisi waktu liburannya dengan hal-hal yang bermanfaat, mulai dari ikut kursus, belajar mobil, memasak atau skill2 yang lain.

kedua hal diatas memang merupakan hak setiap orang untuk dilakukan tetapi sesuatu yang harus diingingat adalah bahwa hal yang paling jauh dari kita adalah waktu yang telah terlewat,, mengapa?? karena waktu tidak akan pernah kembali dengan cara apapun, oleh karenanya hal yang terbaik adalah sebaiknya kita lakukan adalah mengisi waktu kita dengan jal2 terbaik yang juga bermangfaat tidak hanya untuk diri kita sendiri, tetapi juga orang lain

demi masa,
sesungguhnya manusia kerugian
melainkan yang beriman dan yang beramal sholeh

raihan-demi masa

Minggu, 25 Januari 2009

tempat parkir online



(Epochtimes.co.id)
Suatu saat, ketika Anda akan shopping, lebih baik on-line dulu untuk melihat apakah ada tempat parkir yang tersedia daripada mengelilingi seluruh tempat parkir.

Mencari tempat parkir memang paling menyusahkan setelah uang yang kita gunakan untuk membeli bahan bakar.
Sesungguhnya kita menghabiskan bakan bakar ketika berusaha mencari tempat parkir. Tetapi hal ini bukan suatu masalah bagi warga San Francisco.

Karena 6.000 sensor nirkabel dari perusahaan San Francisco Streetline akan dipasang di sepanjang tempat parkir untuk mengontrol tempat parkir yang tersedia serta volume dan kecepatan lalu lintas.
Pemerintah kota tersebut berharap dengan adanya informasi dari sensor itu di peta internet, smart phone, dan dengan petunjuk di jalan akan dapat mengurangi jumlah lalu lintas dan polusi yang disebabkan oleh kendaraan yang berputar-putar.

Sebagian lahan parkir juga telah memiliki rambu petunjuk untuk memberikan informasi kepada pengemudi dimana tempat parkir yang tersedia, tetapi sistem seperti itu umumnya tergantung dari hitungan.

Akan tetapi di San Francisco sensor-sensor network tersebut dibungkus dengan plastik dan ditempelkan pada permukaan jalan.
Sensor utama yang biasanya digunakan untuk mendeteksi kendaraan adalah magnetik.
Sensor-sensor magnetik itu akan mendeteksi ketika suatu obyek metal besar menghalangi medan magnet bumi.

Masalah dengan sensor magnetik ini adalah bagaimana menghindari deteksi magnetik positif yang salah.
Kombinasi SmartMesh dan teknologi Streetline ini bisa bertahan selama 10 tahun dengan dua bateri AA. (newlaunches/rob)

Sabtu, 17 Januari 2009

Berita Gembira Untukmu Gaza

allahu akbar3x

kabar ini datang dari khaled misyal, kepala biro politik hamas
"telah datang menemuiku seorang ulama arab saudi, dy berkata "ketika aku shalat jum'at di sebuah mesjid, khotib disana menyampaikan dalam khutbahnya bahwa ia mengaku telah bertemu dengan rasulullah dalam mimpinya. di dalam mimpi itu rasulullah nampak bergegas memakai baju perang, ketika si khotib ini beertanya dalam rasulullah dalam mimpinya, hendak kemana wahai engkau rasulullah, rasulullah menjawab "aku hendak ke gaza". Allahu akbar 3x ulama itu berkata kepada khaled misyal, ini insyaallah sebuah pertanda dari Allah akan kemenagna umat islam di gaza,,

kabar ini ana dapatkan ketika ana mengikuti kajian di islamic center al iqro oleh Dr Qaldum Salamah dari Yordani, dia meminta kita melakukan qunut nazilah dalm setiap shalat kita,, allahu akbar 3x,,

maka apakah orang-orang yang membuat makar yang jahat itu, merasa aman (dari bencana) ditenggelamkannya bumi oleh Allah bersama mereka, atau datangnya azab kepada mereka dari tempat yang tidak mereka sadari,
( an nahl :45 )